Berita

RSUD Sumenep Komitmen Tingkatkan Akses Layanan Masyarakat

230
×

RSUD Sumenep Komitmen Tingkatkan Akses Layanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Wartamadura.id – Dibawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan kemudahan akses layanan kesehatan.

Hal tersebut dibuktikan dengan hadirnya layanan meja konsultasi mobile JKN yang diterapkan sejak tanggal 9 Desember tahun 2024 lalu, yang sampai saat terus membantu dan mempermudah layanan masyarakat.

“Meja konsultasi MJKN ini hadir sebagai komitmen kami dalam memberikan kemudahan kepada pasien, khususnya yang ingin mendaftar ke Poliklinik” pungkas Kasi Informasi RSUD dr. Moh Anwar Sumenep Erfin Sukayati M.Kes .

Sebab menurut Erfin, Pihak BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN-KIS telah mewajibkan Rumah Sakit agar menerapkan antrian online melalui Mobile JKN. Sementara, RSUD menyadari bahwa banyak masyarakat, yang belum familiar dengan aplikasi tersebut.

“Kita tentu menyadari bahwa banyak masyarakat kita yang belum familiar dengan aplikasi ini, sehingga kami merasa harus menghadirkan layanan ini untuk memberikan kemudahan,” lanjutnya

Selain itu, RSUD Moh. Anwar juga telah lama menyediakan unit layanan Insatalasi Peduli Pelanggan yang lokasinya berada di timur IGD atau persis di sebelah pos security pintu masuk area rawat inap.

“IPP ini juga perlu kami jelaskan kembali, hadir untuk membantu pasien mengatasi kendala apapun yang ada di Rumah Sakit. Jadi sebenarnya pasien tidak perlu meminta bantuan ke orang lain, cukup ke IPP pasti dilayani dan dibantu permasalahannya,” tegas erfin

Menurutnya, IPP juga telah terintegrasi dengan unit Pelayanan Informasi BPJS Kesehatan dan petugasnya sudah tersertifikasi BNSP. Sehingga pasien peserta JKN-KIS ataupun UHC tidak perlu khawatir dan kebingungan saat hendak meminta bantuan atau informasi.

Tak hanya itu, pihaknya menegaskan bahwa selain di jam kantor, layanan IPP juga bisa diakses melalui telpon yang tersebar di seluruh unit layanan agar mudah diakses oleh pasien.

“Semua sudah dapat dibantu oleh IPP,” pungkasnya. (Hor95)