Berita

6 Dusun di Karduluk Terdampak Angin Puting Beliung, Ratusan Rumah Warga Rusak Parah

334
×

6 Dusun di Karduluk Terdampak Angin Puting Beliung, Ratusan Rumah Warga Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Wartamadura.id – Enam dusun di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur terdampak angin puting beliung yang disertai hujan deras dan petir.

Ratusan rumah warga rusak parah dan aliran listrik lumpuh total, adapun ke enam dusun tersebut diantaranya, Dusun Rengperreng, Dusun Dunggaddung, Dusun Palalangan, Dusun Somangkaan, Dusun Moralas dan Dusun Berruh.

Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq mengungkapkan bahwa dari ke enam dusun tersebut, Dusun Rengperreng yang paling parah dan paling banyak terdampak bencana angin puting beliung.

“Untuk jumlah pastinya berapa belum tau, kita masih terus melakukan pendataan dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang jelas ratusan karena 1 dusun yaitu dusun Rengperreng hampir semua rumah terdampak”, jelasnya.

Faruq menjelaskan, kejadian bencana angin puting beliung baru pertamakali di Desa Karduluk, Ia memastikan sebelumnya tidak pernah ada kejadian angin sampai memporak porandakan rumah warga.

“Bahkan ada 1 rumah sampai roboh, kalau yang ambruk dan rusak parah banyak hampir semua yang terdampak rusak parah,” tegasnya.

Rumah ambruk

Lebih lanjut Faruq memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian bencana angin kencang yang menimpa warganya, hanya saja ada yang luka ringan, tapi tidak parah.

Sementara itu, H. Zainullah kepala Dusun Rengperreng yang rumahnya juga terdampak angin kencang menceritakan bahwa semula pihaknya tidak memiliki firasat akan terjadi angin puting beliung.

“Awalnya hujan deras disertai petir, seketika ada angin kecang yang kayak berpusar itu menyambar rumah warga termasuk rumah saya, jadi ga ada firasat akan seperti ini”, pungkasnya.

Pantauan dilokasi sejumlah pohon besar dan beberapa tiang listrik tumbang, mengakibatkan hingga malam ini aliran listrik di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep mati total.