Tiada hentinya jika membahas keistimewaan dan keagungan bulan ramadhan, dimana Allah SWT telah memberikan keistimewaan tersendiri kepada nabi Muhammad SAW dan umatnya.
Keistimewaan tersebut, tidak diberikan kepada umat-umat terdahulu, sebagaimana abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawy Almaliky (Mekah) telah menyampaikan dalam sebuah tausyiahnya.
Yakni, tentang 5 keistimewaan bagi umat nabi Muhammad SAW yang berpuasa di bulan suci ramadhan, pembahasannya sebagaimana berikut ;
1. Ketika di permulaan bulan ramadhan, Alah SWT memandang mereka (dengan pandangan rahmat dan magfiroh), dan barang siapa yang dipandang oleh Allah, maka dia tidak akan di siksa.
2. Para malaikat, memohon ampunan untuk mereka (umat nabi Muhammad SAW) di setiap siang dan malam.
3. Bau dari mulut orang yang berpuasa lebih baik (harum) di sisi Allah daripada bau minyak misik (kasturi).
4. Allah SWT memerintahkan surganya setiap hari, “Wahai surga bersiap-siaplah untuk hamba-hambaku yang sholeh yang sedang berpuasa, kelak mereka akan beristirahat dari sulitnya hidup di dunia menuju tempat ku dan kemuliaan ku,”. Maka bersiap-siaplah surga dan berhias setiap harinya karena perintah Allah SWT.
5. Sesungguhnya Rasullulah SAW bersabda “Allah SWT berkata kepada mereka yang berpuasa di penghujung malam, di hari ini aku berikan upah kalian dari amal baik yang kalian persembahkan”.
Lalu bertanyalah seorang Sohabat “Apakah upah itu lailatul qodar ya Rasullulah…?,”.
Rasullulah SAW menjawab “Bukan, upah ini bukan lailatul qodar, tidak kah kalian ketahui bahwa para pekerja, apabila telah selesai melakukan pekerjaannya. Niscaya mereka akan dibayar upahnya oleh yang memperkerjakan mereka…?”.
Sahabat menjawab “Iya saya mengetahui wahai rasullulah.
Rasulullah SAW pun menjawab “Begitu juga mereka yang berpuasa”.
Sumber Keterangan:
• Tausiyah almagfirlah Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawy Almaliky.
• Oleh: Muhammad Anggawi (Guru Ma’had Darut Tauhid Rapa Laok, Omben, Sampang).












