SAMPANG, WartaMadura.id – Logistik Pemilu 2024 berupa kotak suara dari Pulau Mandangin, mulai digeser ke wilayah Sampang kota, sejak Kamis (15/02) siang kemarin.
Pergesaran logistik tersebut, setelah dilaksanakannya pemungutan suara Pemilu, pada Rabu (14/02), dan dikawal ketat kapal patroli polisi.
Kasat Polairud Polres Sampang AKP Catur Rahardjo mengatakan, sebanyak 235 kotak suara yang dikawal, mulai tingkat KPPS hingga ke KPU.
“Ada 3 kapal tradisional pengangkut kotak suara, kami kawal ketat menggunakan kapal patroli polisi, melibatkan 11 personel TNI-Polri,” jelasnya.
Catur mengatakan, ratusan kotak suara tersebut dikawal dari Pulau Mandangin, menuju pelajuhan Tanglok yang berada di Kecamatan Sampang.
“Logistik berupa kotak suara itu, ditempatkan di lambung KM Tiga Utama, KM Mulya Jaya dan KM Bejreh,” terangnya.
Menurut Catur, ditempatkan di lambung kapal, guna mengantisipasi kotak suara terbang, akibat hembusan angin.
“Selain itu, untuk mencegah logistik basah, akibat deburan ombak air laut,” ujar Catur kepada awak media, Jumat (16/02) siang.
Sedangkan untuk pengawalannnya, imbuh Catur, pihaknya menggunakan kapal patroli KP X-1046 Satpol Airud Polres Sampang.
“Pergeseran logistik dari Pulau Mandangin, menuju pelabuhan tradisional Tanglok membutuhkan waktu 90 menit,” pungkasnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie menambahkan, perketat pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu 2024, dari Pulau Mandangin, perlu dilakukan.
“Hal tersebut, guna meminimalkan risiko kerusakan, hilang atau gangguan, saat pergeseran logistik yang dapat mengganggu tahapan pemilu,” ujarnya.
Menurutnya, pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu, merupakan rangkaian kegiatan Polri, dalam melaksanakan Operasi Mantab Brata Semeru 2024.
“Hal ini, dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Sampang saat Pemilu,” ungkap Dedy.
Maka dari itu, pihaknya menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi kali ini, berjalan aman, damai dan tentram.
“Jangan sampai terjadi gangguan, apalagi terhadap logistik Pemilu, oleh karena itu pengawalan dan pengamanan diperketat,” tandasnya.
Dedy menegaskan, tugas utama Polri dan TNI dalam Pemilu serentak tahun 2024, adalah menjaga keutuhan masyarakat.
“Tugas kami menjaga persatuan, serta kesatuan Bangsa Indonesia,” pungkas perwira Polres Sampang tersebut. (rom)